Ramadhan hari 11: supaya Triya bisa panen…

Berawal dari celotehan iseng Ei untuk menanam tanaman konsumsi pribadi macam cabe, tomat, dan bawang, akhirnya weekend kemarin kami menyambangi Toko Trubus di sektor 9 untuk belanja-belanji… Setelah putar-putar dan lihat-lihat, akhirnya kami pulang dengan membawa 1 pohon jambu biji, 1 pohon jeruk nipis, 1 pohon jeruk lemon, bibit cabe, bibit tomat, bibit timun, media tanam, kompos, pot-pot dan 2 kotak penyemaian. 😀

Sampai di rumah, sesuai dengan instruksi dari mas-mas Trubusnya, bibit cabe dan bibit tomat harus disemai. Jadi saya pun sibuk menyemai bibit! (that’s a sentence I never thought I would say!) Untuk bibit cabe dan tomat, di masing-masing kotak penyemaian cukup ditaruh 1 atau 2 biji, nanti kalau sudah cukup besar, baru bisa dipindah ke tanah atau ke pot yang besar. Sementara untuk bibit timun, ditaruh langsung di pot yang besar, dan diisi dengan 3 biji. Dan, ternyata, bibit-bibit itu memang cuma biji tomat, biji cabe dan biji timun… (agak bodoh ya gue, for not knowing…) Jadi bisa aja kayaknya kalau kita langsung tanam biji cabe, biji timun dan biji tomat dari buahnya yang nggak kita makan…

Si tomat dan si cabai

Setelah kira-kira 3 hari, bibit cabe (atau tomat ya??) sudah mulai kelihatan tunasnya, sementara yang satunya masih belum terlihat ada tanda-tanda tumbuh. Setelah 6 hari, baru deh tanaman yang satunya juga mulai kelihatan tunasnya… Untuk si timun, setelah kira-kira 3 hari juga dia sudah mulai bertunas, dan setelah 7 hari sudah kelihatan ‘gendut’ gitu, dibandingkan dengan si tomat dan si cabe.

Walaupun entah nanti jadinya bagaimana, apakah beneran bakal tumbuh dengan baik atau tidak, tapi melihat tanaman mulai bertunas itu rasanya seneng banget. Rasanya jerih payah menanam tuh terbayar… *lebay ya..* Dan, kalau kata Ei, “Coba kamu bayangin nanti Triya sibuk metik-metik cabe, tomat, gitu… Lucu kan??”, itu juga membuat semangat menanam. Maklum deh ya, anak ibukota kan jarang lihat pohon buah, tahunya buah yang ada di supermarket aja yaa.. Jadi motivasi utama menanam ini bukanlah swadaya pangan, tapi supaya Triya bisa ngerasain metik buah langsung dari pohonnya… Semoga saja dengan dia ngerasain memetik buah langsung dari pohonnya, Triya (beserta bapak dan mamamnya) bisa lebih menghargai kerja keras dan lingkungan. Amin!

Screen Shot 2013-07-21 at 9.25.54 PM

Advertisements

2 thoughts on “Ramadhan hari 11: supaya Triya bisa panen…

  1. amie says:

    aaakk neynaaaa aku juga pingin nanem2 gituuu tapi tanaman di rumah aja gak keurus hihihihihihi…semoga dalam waktu dekat niatnya kekumpulll 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s