US Trip Part 2: JFK – Maryland dan Perjalanan Naik Mobil

Seperti sebuah ke”pasti”an – “…kalau kita jalan-jalan di Eropa, pake public transport. Tapi kalau di Amerika, sewa mobil aja. It’s a car-oriented country,” kata Ei. Jadilah sepanjang 20 hari perjalanan di Amerika itu, ketika ada segmen perjalanan yang relatif pendek, kita sewa mobil. Dan, demikian juga lah perjalanan dari JFK ke Maryland itu dijalani. With a huge van. Rented through Budget. *yang paling murah soalnya..*

Awalnya, dengan 7 orang – 4 dewasa, 1 anak dan 2 bayi, kita berpikir bahwa berarti kita harus menyewa 7-seater. Karena masing-masing anak dan bayi harus pakai carseat-nya sendiri-sendiri. Tapi, we forgot about other important things: 4 koper gede, 1 carry-on bag, dan 2 stroller. Wakwaauuw! Akhirnya Dodge Caravan yang sebelumnya kita pikir bisa muat, ternyata nggak muat, dan kita terpaksa ganti mobil menjadi Chrysler Town & Country, yang bagasinya lebih guede. Setelah semua barang (dan orang dan bayi-bayi) masuk, we’re ready to go!

From JFK to Silver Spring, MD

Selepas JFK, tujuan kita adalah ke Silver Spring, Maryland, yang jaraknya sekitar 380km atau sekitar 4,5 jam dengan mobil. Ada apa di Silver Spring? Ada rumah teman saya, Lavina, alias pertebengan gratis di Amerika.. Hueuheuhe..  Jadi, sementara menunggu Ei dan kakaknya training di Pennsylvania, nanti saya dan Triya akan tinggal di Maryland, dan kakak ipar saya dan keponakan-keponakan saya akan tinggal di rumah teman mereka di Virginia yang jaraknya sekitar 1 jam dari Silver Spring. Good arrangement!

Perjalanan ke Maryland dimulai dengan…. tangisan tidak nyaman para bayi-bayi yang harus duduk di car seat!! Karena di Indonesia kita nggak terlalu terbiasa dengan car seat, jadi ketika harus duduk di car seat, Triya (8 bulan) dan Nadine (1,5 tahun) ngamuuk, sodara-sodari!! Triya agak lumayan karena masih kecil, dan cukup sering duduk di car seat kalau sedang di Batam. Jadi biasanya setelah dinenenin, Triya lumayan tenang dan bisa tidur di car seat-nya.

Setelah sekitar 2 jam perjalanan, kita memutuskan untuk berhenti di ‘rest area’ di pinggir highway dan makan. Anak-anak ganti popok dan lain-lain, orang dewasanya isi perut… Hehe. What’s great about this rest area is: they have Cinnabon!!! Buesar, muanis, muantaaaappp! Dulu sempat ada di Jakarta, tapi sekarang sudah hengkang, jadi kayak pelepas rindu banget deh tuh Cinnabon… 😀

Naik mobil jarak jauh dengan bayi? Challenge accepted.

Traveling dengan bayi is definitely a challenge. Dan traveling dengan mobil pun punya tantangan tersendiri yang tidak kalah ‘seram’nya dengan naik pesawat. Yang pertama: car seat. Triya nggak terlalu terbiasa duduk di car seat lama-lama – paling lama 20 menit, karena, well, Batam itu kota kecil. Hehe. Kalau di Jakarta yang waktu tempuhnya lebih lama, Triya terbiasa dipangku, jadi dia bisa bebas bergerak dan berdiri-diri – just the way she likes it. But, it’s all about habit.
Perbedaan habit ini kelihatan jelas banget waktu Triya dan Zoe sama-sama duduk di car seat. Zoe (anaknya Lavina yang umurnya sama dengan Triya), terbiasa dan nyaman banget duduk di car seat, sampai bisa tidur sendiri. Triya? Nangis jejeritan for about 40 minutes, sampai akhirnya dia tidur kecapekan. Lesson learned? It’s all about habit.

Untuk membantu Triya mengatasi nggak nyamannya duduk di car seat, setiap sebelum duduk Triya harus dinenenin dulu. Selain itu, selalu sediakan distraction: baik itu cemilan, mainan, atau ngomong dengan suara keras supaya Triya jadi kaget. 😀 Salah satu tips lain dari Lavina adalah: pasang white noise di mobil. Kalau Triya lagi ngamuk, it helped easing her a bit.

Satu hal lagi yang juga perlu diingat kalau traveling naik mobil di Amerika (dan negara-negara lain yang mewajibkan bayi dan anak-anak duduk di car seat), adalah sediakan car seat! *duh!* Hehe. Maksudnya, kalau memang mau menyewa car seat di tempat penitipan mobil juga bisa, tapi harga sewanya 15USD per hari. Sementara kalau menyewa car seat di tempat penyewaan perlengkapan bayi di Jakarta, cukup bayar 15USD per bulan. Hahaha!

Nah, kemarin, supaya nggak terlalu ribet bawa stroller dan carseat, jadi kita memutuskan untuk membawa stroller yang bisa di-attach langsung ke car seat. Setelah browsing sana-sini, kita memutuskan untuk menyewa Quinny Zapp dan car seat Maxi Cosi. Kita sewa di bayibayiku.com, seharga 350ribu untuk kedua item selama 1 bulan, plus 200rb ongkos antar-jemput kurir.

Jadi kalau lagi strolling, carseatnya tinggal di pasang di rangka Quinny Zapp-nya, dan kalau sudah mau masuk mobil, carseatnya tinggal dilepas dan ditaruh di kursi mobil. Easy peasy!

 

Advertisements

One thought on “US Trip Part 2: JFK – Maryland dan Perjalanan Naik Mobil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s