Kuliah di Swedia?

*ngayal mode: on*

Semalam sesuatu yang aneh terjadi pada saya. Saat saya hampir terlelap, tiba-tiba ada telepon. Yang menelpon namanya Nena – dan suaranya mirip sekali dengan saya. Katanya, dia mau ketemu dengan saya untuk tanya-tanya sedikit tentang sekolah di Norwegia dan Swedia, karena dia akan melanjutkan kuliahnya di Swedia. Katanya lagi, dia adalah saya yang berumur 21 tahun.

Dahi saya mengernyit. Tapi, hei, kenapa tidak? Saya pun memutuskan untuk bertemu dengannya siang tadi, dan di bawah ini cuplikan percakapan kami.

Jadi ka Nen, aku berangkat bulan Agustus besok, apa aja yang harus aku siapin?

Pertama yang harus disiapin ya, visanya. Dan biasanya untuk apply visa, kamu harus melampirkan juga surat pernyataan dari institusi yang menerima kamu untuk sekolah di sana. Bisa dari sekolah atau universitasnya. Untuk apply visa juga perlu bank statement – dan rekening kamu harus ada isinya sebesar sekitar 10 kali biaya hidup standar di sana per bulan – untuk visa satu tahun.

Hah?

Maksudnya, misalnya biaya hidup standar di sana adalah 600 Euro, jadi di rekening kamu harus ada 600 Euro x 10, sekitar 6000 Euro. Itu memberikan kepastian bahwa paling nggak kamu bisa tinggal di sana selama setahun tanpa membebani pemerintah di sana.. Gitu..

Gimana dengan bahasanya? Susah nggak? Harus belajar bahasa Swedia?

Nggak – kuliahnya – terutama untuk program master – pakai bahasa Inggris kok. Dan hampir semua orang bisa bicara bahasa Inggris dengan fasih. Tapi, memang lebih leluasa kemana-mana kalau bisa bahasa Swedia sih… πŸ™‚ Ada banyak orang yang nggak bisa bahasa Swedia, tapi tinggal di sana dan baik-baik saja, misalnya orang ini. Tapi, jangan takut, di universitas biasanya ditawarkan kursus bahasa Swedia – atau svenska – gratis. Ada juga Folkuniversitet yang menawarkan svenska kurs (kursus bahasa Swedia).

Tempat tinggal gimana?

Di setiap kota biasanya ada student accommodation yang ditawarkan. Kalau di universitasku dulu, LinkΓΆping university, ada Studentbostader. Di sini kamu bisa “ngantri” untuk dapat kos-kosan mahasiswa yang mereka kelola. Tipe akomodasi yang paling umum adalah “koridor” – yang intinya sih berarti kita tinggal 1 koridor dengan 5-7 orang lain, masing-masing punya kamar dan kamar mandi sendiri, tapi berbagi dapur, meja makan, dan ruang keluarga.

Kalau pengeluaran tiap bulan?

Ini sangat tergantung sama gaya hidup tiap orang. Kalau suka jajan, ya mahal.. Tapi kalau nggak sih biasa aja.. Kalau saya dulu jadi terpaksa belajar masak dan bikin kue – karena kalau harus makan di luar terus uang bulanan saya nggak cukup. Hehe. Dengan sekitar 400 Euro (sekitar 4000 Swedish kronor) per bulan sudah bisa hidup cukup nyaman kok.

Pernah ada pengalaman buruk nggak, tinggal di luar negeri?

Hmm… hampir nggak. Palingan kadang suka homesick, tapi itu kan normal banget buat mahasiswa asing. Mungkin, merasakan rasanya benar-benar sendiri ya? Kalau di sini (Jakarta – red) kan kita selalu bersama orang lain – keluarga, teman, pacar. Waktu kuliah di sana saya merasakan rasanya sendiri – bisa nggak ngomong sama sekali selama 6-8 jam… Aneh buat saya yang suka ngomong ini.. πŸ˜€

***

Baiklah, demikian secuplik percakapan kami. Besok mungkin akan saya lanjutkan lagi, sekarang harus meeting. πŸ˜‰

Advertisements

33 thoughts on “Kuliah di Swedia?

  1. wawe says:

    boleh tau ga caranya gmn daftar d kmpus anda?, pengen lanjut s2 nih, emang beneran gratis yaa?apa cuma buat yg S1 aja gratisnya?

  2. dame sire says:

    mw nanya dunk kak, klo mw kul di swedia, pake syarat TOEFL ga? trus pendaftrannya biasanya kapan dibuka? ada beasiswa ga disananya? satu lagi kak, klo misalnya jadi, ada gak orang Indonesia disana yg jemput mahasiswa baru yg dtg kesana**kan belu tw apa2 kak disana? thank u

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hi, tetap pake syarat TOEFL atau IELTS karena programnya kan dalam bahasa Inggris. Terus, pendaftaran untuk semester spring (mulai Januari), biasanya akhir tahun ini – Nov-Des. Kalau untuk autumn semester biasanya daftar bulan Maret -April.
      Hehe, kalo masalah jemput, nggak ada.. Tapi kan sebelum berangkat udah tahu dulu paling nggak mau nginep di mana, kos dimana, dll.. πŸ™‚

  3. Arif Airlangga says:

    berarti tetep aja mahal ya biaya s2 nya kalo buat tahun 2012 ke atas. saya saja baru lulus s1 tahun 2012. waduh2.

  4. Annisa says:

    Nena,
    thanks for a lot of the information you provided here…
    job opportunities disana gimana ya? kalau part time job sambil sekolah gitu bisa gak ya?? Thanks ya sebelumnya…

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hi Annisa,

      job opportunities di sana kalau di kota yang agak besar, sedikit lebih besar. Tapi, biasanya mahasiswa asing terganjal bahasa. Karena rata2 pekerjaan di sana juga tetep mengharapkan kita bisa bahasa Swedia. Kecuali untuk kerja “fisik”, biasanya tetap harus bisa bahasanya.. πŸ™‚ Bisa juga, ngerjain kerjaan dari Indonesia, misalnya, translate. πŸ™‚

  5. Nena says:

    Nena,
    kalau kuliah S2 di swedia cuman setaun kan?? habis itu dapat work permit gak??
    kalau misalnya satu keluarga tinggal disitu (suami, istri, 1 anak balita) biayanya jadi berapa ya kira2?
    Trus kalau ditambah biaya sekolah satu orang (suaminya) kira2 mesti modal berapa ya totalnya in IDR…
    Thanks in advance.

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hi,

      kuliah S2 di Swedia bisa macam2 lamanya, antara 1-2 tahun. Tapi umumnya 2 tahun. Work permit hanya didapat kalau memang kerja di sana, tapi visa student pun memungkinkan untuk kerja sambilan beberapa jam per minggunya. Kalau hidup satu keluarga aku kurang pasti juga, mungkin bisa sekitar 800 Euro (8000 swedish kronor) atau lebih. Untuk modal sekolah, tergantung universitas yang dipilih dan program kuliahnya. Bisa cek studyinsweden.se untuk info lengkapnya. πŸ™‚

  6. Nena says:

    Nena,
    last question..
    aku liat2 di studera.nu,
    applynya kan mesti pake toefl trus pilih2 sekolah gitu…
    gak require essay ya?

    Thanks,
    Annisa

  7. nelvita says:

    hai,
    kalau biaya hidup gak ikut akomodasi, sekitar berapaan ?
    biaya makan, transport n jalan2 di Swedia ?
    btw,
    tiket indonesia-swedia pergi pulang berapaan ya harganya,
    trus ngurus visa seakitar berapaan biayanya ?
    thanks before ya,, sorry byak nanyak… πŸ˜€

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hai,
      tinggal dikurangi saja, kira-kira akomodasi itu sekitar 1300-1600 Swedish Kronor, sekitar 130-160 Euro. πŸ™‚
      Kalau biaya makan, transport, jalan2 sangat tergantung pada makannya dimana, masak sendiri atau beli di luar, naik sepeda atau naik trem, jalan2 naik kereta api, pesawat, atau gimana.. Sulit dipukul rata.
      Untuk tiket, harganya sekitar 900 – 1300 USD untuk tiket PP.
      Ngurus visa 1,3 jt. πŸ™‚

      /Nena

  8. vindy says:

    Hi kak Nena..
    aku mau tanya, untuk program bachelor di swedia kalau ada bbrp pelajaran yg diajarin dlm swedish gimana belajarnya nanti?
    trs TOEFL/IELTS nya pakai yg internasional atau bisa konstitusional?
    terima kasih. πŸ˜€

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hi Vindy!
      Utk program bachelor, kebanyakan memang dlm bhs Swedia, jadi biasanya sblm ambil kuliahnya, ambil dulu 1 tahun belajar khusus bahasa Swedia. Dan, untuk TOEFL/IELTS harus yang internasional.

      Good luck!

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hi Michael! Sebenernya relatif sama dengan negara2 di Eropa daratan, seperti Jerman atau Belanda. Lebih murah dibandingkan di Swiss atau Inggris. Tapi, ya, biaya hidup kan tergantung sama gaya hidup.. πŸ™‚

  9. Ina says:

    Salam kenal kak, saya udh byk cari2 info ttg kuliah sm khdupn d swedia,jd tambh pengen kuliah S1 disana.lwt jalur beasiswa,tp kykny gda y,beasiswa buat S1 di swedia? bener g kak? mksh atas jwbnya..

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hi Ina!
      Iya, untuk S1 beasiswanya relatif sedikit, karena kebanyakan programnya pakai bahasa Swedia. Untuk S2 ada beberapa, salah satunya lewat program Erasmus Mundus. Ada beberapa program yang ditawarkan di Swedia. πŸ™‚
      Info lengkap bisa lihat juga di studyinsweden.se.

      Good luck!

  10. Jemima says:

    Hi Nena, kebetulan saya juga berencana akan melanjutkan ke LinkΓΆping Uni dgn program Child Studies, distance learning. setelah saya cek di studera.nu mengenai entry requirements, disitu ditulis “have been awarded a Bachelor’s degree (equivalent to a Swedish Kandidatexamen) from an internationally recognised university. ”
    Nah masalahnya gelar s1 saya bukan berasal dari universitas hanya dari Sekolah Tinggi biasa yang tidak begitu ada “nama”, apakah hal ini dapat mempengaruhi saya untuk dapat diterima di LinkΓΆping atau tidak?
    any response would be appreciated πŸ™‚ Thank you.

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hi Jemima,

      Maaf sekali agak lama balasnya yaa..
      Hm, sejujurnya, saya juga nggak punya jawaban pasti.. Karena list internationally recognised university-nya cukup panjang juga. Jadi, saran saya, kirim email saya ke bagian international student / admission. Mereka cukup tanggap dan biasanya email yang masuk pasti akan dibalas kok. Silakan dicoba yaa… Good luck!

  11. syah says:

    hi nena…
    aku berencana stelah selesai S1 mau melanjutkan ke swedia,,, mungkin ke umea university… rencana mau ngambil fine art …mau tau bagaimana dengan iklim disana? berapa lama biasanya musim dingin? sebelum berangkat apa saja yg harus di siapkan? bagaimana tingkat kriminalitas disana? untuk tempat tinggal berapa biaya dan bagaimana mendapatkan tempat kost yg murah? maaf banyak pertanyaan karena bnyak sekali yg saya tidak tahu tentang swedia… thanks

  12. rega says:

    Salam kenal mba Nena πŸ™‚

    Mungkin ini pertanyaannya agak beda gapapa ya? Tapi apa sih experience yang paling berkesan disana (out of the academic frame ya), soalnya saya sedang mencari-cari opportunity untuk sekolah S2 di Eropa dan saat ini masih banyak list yang masuk dalam consideration, mungkin bisa bantu untuk compare dengan kehidupan di negara Eropa lainnya seperti UK, Belanda atau Jerman? More in the cultural way, networking dsb. Terus kalau boleh tau dulu ambil jurusan apa disana? Hehe thanks for sharing :))

    • Nena Brodjonegoro says:

      Hi Rega,

      Salam kenal juga! Hehe, pertanyaannya menarik. πŸ™‚

      Dulu ambil jurusan unik yang namanya Science, Technology and Society. Semacam sociology tp ngebahas ttg teknologi dan sains. Pengalaman paling menarik kynya adalah jd organizer sebuah acara tahunan namanya international day. Seru, bisa jadi deket sama banyak orang sekaligus. Di Swedia orang lokalnya agak susah di approach, jd international studentsnya tend to stick closer to each other. πŸ˜€

      Sendt fra min mobil

  13. wahyu says:

    salam kenal mba nena, tadi saya mengirimkan email ke mba nena mengenai tempat tinggal. mohon di bantu ya mba nena. thanks alot

  14. Asrina says:

    Halo kak! πŸ™‚ saya sekarang kelas 3 dan sedang mencari beasiswa, akhir2 ini saya mulai tertarik dengan beasiswa Swedia(list beasiswa yang saya tuju). Saya , mau tanya tentang bagaimana cara mendaftar beasiswa tersebut, persyaratan apa aja yang mereka kasih, dan untuk kalender pendaftaran-penerimaan gmn ya? Dan saya boleh minta kontak kakak untuk nanya lebih lanjut lagi? hehe terima kasih πŸ™‚ sukses untuk Kak Nena πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s