Perjalanan Tanpa Tujuan

Hari Minggu yang lalu adalah “hari tebus dosa” bagi saya – untuk ibu saya. Yang setiap hari selalu ditinggal di rumah dari pagi sampai malam, dan masih ditinggal juga pada hari Sabtu. Ia kerap berujar, “Susah banget sih mau ngobrol tenang sama kamu aja… Setiap hari keluar, nggak pernah di rumah…“. Dan saya yakin, bukan cuma saya yang mendapatkan ucapan seperti itu dari orang tua… 🙂

Akhirnya, hari Minggu itu pun saya memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Acara yang sebelumnya di-plot jam 2 siang saya putuskan untuk dibatalkan. Jam setengah 2 siang, kami sekeluarga pun rapi jali dan siap menuju tempat apapun yang kami tuju.

Perjalanan naik mobil itu awalnya tanpa tujuan. Tapi tak lama, kami pun menemukan tujuan yang biasanya sama sekali tidak ingin kami tuju – ANCOL!

Sesampai di Ancol, petualangan kecil kami pun dimulai. Naik gondola adalah salah satunya. Lalu kami menuju Pasar Seni karena saya ingat cerita seorang teman tentang North Art Space, sebuah galeri seni di Ancol. Setelah itu (dan setelah keringat mengucur deras di tengah temperatur 34,1 derajat celsius) kami pun memutuskan untuk duduk-duduk minum kopi di Segarra.

Gondola adalah pengalaman yang cukup menyenangkan di Ancol. Harganya sedikit mahal, rp. 35.000, untuk 1 putaran selama 20 menit. Di hari yang cerah, pemandangannya cukup indah lho...

Kadang ada satu atau dua eksibisi di NAS, tetapi saat saya datang, sayangnya sedang tidak ada eksibisi sama sekali.

yang paling mempesona buat saya di Pasar Seni Ancol.

Soft shell crab caesar salad yang segar - dan kepiting sokanya enak sekaliiii...

pizza yang banyak kejunya! rasanya cukup enak, rotinya sedikit tipis tapi lembut

di Segarra. Makanan penutup yang cukup menyegarkan - dengan isi es krim tipis 3 rasa, dan ujungnya dicelup coklat 3 warna. nyam!

Setelah makanan penutup itu habis disantap – si papah mulai memerah mukanya, keringat mengucur, dan dia memutuskan untuk pergi ke “..mall aja ‘Nut, yang ada AC-nya...”. Dan akupun pasrah, meninggalkan suasara sore di pinggir laut Jakarta…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s